BERITA FOTO

Informasi Dalam Rekaman Lensa

Pemkab ajak pemilik kapal angkutan tradisional ikuti rapat pembenahan jasa trasportasi

  Klik pada gambar untuk memperbesar dan menampilkannya dalam format galeri.

GALERI FOTO

Bupati Husein Murad Terangkan Perlunya Tinjau Lapangan Terkait Membuka Akses Kembali Untuk Gerobak Barang Agar Bisa Memasuki Langsung Menuju Ke Kapal

Bupati Husein Murad Memimpin Rapat Di Dampingi Plt.Kadis Perhubungan Sigit Widjatmoko Dan Kepala KSOP Kepulauan Seribu Capt. Herbert Elisa Manurung

Plt. Kadis. Perhubungan Prop.DKI Jakarta Sigit Widjatmoko Ingin Membangun Komunikasi Dengan Para Pemilik Kapal Di Kepulauan Seribu

Dalam Kesempatan Rapat Ini Juga Hadir Kepala KSOP Pelabuhan Kali Adem Hendry Salfan

Kepala KSOP Kepulauan Seribu Capt. Herbert Elisa Manurung (kanan) Terangkan Tidak Menginginkan Adanya Peristiwa KM Zahro Express Kembali Di Kepulauan Seribu

Pemilik Kapal Angkutan Tradisional Pulau Tidung, Mawardi, Bacakan Surat Keluhan Bersama Para Pemilik Kapal Angkutan Tradisional

Mawardi Menyerahkan Surat Keluhan Pemilik Kapal Angkutan Tradisional Kepada Bupati

H.Muslim, Pemilik Kapal Penumpang Dari Pulau Harapan Mengkritik Sarana Tanggul Yang Ada Di Dermaga Kali Adem

M Yusuf, Pemilik Kapal Tradisional Pulau Panggang Sampaikan Kekesalannya Karena Harus Mengeluarkan Dana Sebesar 19 Juta Lebih Dalam Izin Dan Operasional Satu Kapal

Syukur, Warga Pulau Lancang Menilai Pemerintah DKI Tidak Memperhatikan Transportasi Untuk Masyarakat Pulau Lancang Yang Hanya Memanfaatkan Kapal Tradisional Rawasaban

Suasana Rapat

Bupati Dan Para Petinggi Perhubungan Berikan Keterangan Kepada Awak Media

Deskripsi Foto

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu ajak para pemilik kapal angkutan tradisional untuk duduk bareng dan ungkapi permasalahan dalam rapat pembenahan jasa transportasi di wilayah Kepulauan Seribu (06/02/2019). Rapat di pimpin langsung oleh Bupati Husein Murad dan di dampingi oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Pemprop DKI Jakarta Sigit Widjatmoko serta perangkat Kementrian Perhubungan seperti para Kepala KSOP wilayah V yaitu KSOP Kepulauan Seribu dan KSOP Kali Adem. Dalam rapat tersebut para pemilik jasa Angkutan kepulauan Seribu merasa tersaingi dengan adanya kapal - kapal jasa transportasi dari pihak perhubungan baik itu dinas maupun kementrian, seperti kapal cepat KM Bahari Express dari Dishub menawarkan kecepatan dan kenyamanan dengan harga terjangkau dan KM Sabuk Nusantara dari kementrian yang menawarkan fasilitas tempat tidur dan kafetaria di dalamnya. Namun di sisi lain Pemerintah hadirkan kapal-kapal tersebut bukan untuk menjadi pesaing bagi pemilik Kapal tradisional (ojek), melainkan mendorong Kepulauan Seribu sebagai salah satu dari 10 Destinasi Wisata yang sudah di gaungkan oleh presiden RI menjadi KSPN. Oleh karenanya pemkab mengundang rapat para pemilik kapal Tradisional agar mengetahui tujuan pemerintah sebenarnya. Dan untuk pelaku bisnis Transportasi yang di kelola oleh pihak swasta Pemkab akan mencari jalan win-win solution.



Informasi Foto