2 Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Di Pulau Air

Kominfomas 1000 | Selasa, 18 Agu 2015 - 18:03:52 WIB | dibaca : 1507 kali
 >
( )

Penemuan 2 mayat tanpa identitas di Pulau Air, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara gegerkan warga sekitar. Kedua mayat ditemukan warga di dua lokasi utara dan selatan Pulau Air dalam kondisi mengenaskan denga kondisi tubuh tidak lengkap.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Andi Herindra, mengatakan, penemuan mayat bermula saat warga bernama Konco Sutowo alias Kucai (60) hendak mengantarkan tiga wisatawan yang ingin berwisata ke Pulau Air.

"Saat tiba di Pulau Air, saksi melihat sesosok mayat mengambang di pinggiran pantai pulau tersebut. Dirinya langsung memberitahukan penemuannya tersebut kepada petugas Kepolisian di Pulau Karya,"ungkap Andi. 

Menurut Andi, selain Kucai, pihaknya juga memintai keterangan dari Khairudin (38) warga Pulau Pramuka yang sehari-hari bekerja sebagai guru saat itu sedang memancing di sekitar lokasi penemuan mayat tanpa identitas tersebut.

Adapun ciri-ciri kedua mayat tersebut, sambung Andi, berjenis kelamin laki-laki berusia berkisar 30-40 tahun, mengenakan celana training berwarna biru, serta tinggi badan sekitar 165 meter.

"Kondisi mayat pertama sudah membusuk dan wajah sudah tidak bisa dikenali serta tangan kirinya hampir terputus,"katanya.

Sedangkan mayat kedua, tambah Andi ditemukan oleh ‎Abdul Majid (29) warga Pulau Panggang, RT 01/RW 01 saat itu sedang memancing di lokasi dekat penemuan mayat.

"Saat sedang mancing cumi, Majid ‎mencium bau tidak sedap dari sekitar lokasi tempat ia memancing dan mencoba mencari tahu asal bau tersebut. Setelah dicek dirinya melihat sosok mayat,"jelas Andi.

Diketahui, mayat kedua ditemukan dalam kondisi terlentang berjenis kelamin laki-laki, menggunakan celana training berwarna biru, kaos dalam warna biru, kaos lengan panjang berwarna ungu, berusia sekitar 33 tahun, dengan kondisi kepala terputus dan bagian telapak tangan tinggal tulang.

"Kedua jenazah sudah kita bawah ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan penyebab kematian kedua mayat tersebut dengan menunggu hasil visum,”katanya.

Sambung Andi, pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah penemuan mayat ini berhubungan dengan korban kecelakaan kapal laut pada pekan kemarin yang terjadi di tanjungan Barat Pulau Panggang. Dirinya menghimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya diharapkan untuk melapor ke Polres Kepulauan Seribu,"pungkasnya.

 

 

Reporter : Saeful Bahri / age

 

Share