BERITA

Informasi Dalam Rekaman Lensa

Pelajar dan Mahasiswa Harus Tanggap Isu Radikalisme

Sebanyak 50 pelajar dan mahasiswa di Kepulauan Seribu mengikuti dialog interaktif dengan tema menangkal radikalisme berbau SARA (suku, agama, ras dan antar golongan), di ruang pola kantor Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Menurut Sekretaris Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Ismail menilai dengan dialog ini, para pelajar dan mahasiswa diharapkan bisa mengambil manfaat, serta tidak cepat terpropokasi dengan isu SARA yang didapat dari luar pulau.

"Pelajar dan mahasiswa harus waspada terhadap gerakan radikalisme dan peredaran narkoba. Apalagi Kepulauan Seribu sedang meningkat wisatawannya," ungkap Ismail, Senin (26/02/2018). 

Dialog interaktif ini sendiri dihadiri tiga narasumber diantaranya RPTKA Sektor Pertanian Kemaritiman Kementerian Tenaga Kerja, Harry Ayusman, Forum Kordinasi Penanggulangan Terorisme DKI Jakarta, Sutisna dan Senior Officer Riset Kebijakan dan Advokasi Wahid Institut Fondation, Alamsyah M Djafar. 

"Dialog ini bertujuan untuk mengajak peran serta pelajar dan mahasiswa, serta memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam menghadapi isu-isu radikalime yang ada saat ini," kata Ketua Forum Mahasiswa Kepulauan Seribu, Khairatin.

 

 

 

 

Reporter: Zaini Miftah