BERITA

Informasi Dalam Rekaman Lensa

Informasi Tenggelamnya Kapal TNI di Kepulauan Seribu Adalah Hoax

Beredarnya pemberitaan di media sosial dan media online terkait tenggelamnya kapal TNI di Kepulauan Seribu pada Jumat (06/07/2018), dipastikan Sudin Kominfotik Kepulauan Seribu adalah tidak benar atau hoax.

Menurut Kepala Sudin Kominfotik Kepulauan Seribu, Bandok Eko Priambodho mengatakan, bahwa tidak benar informasi atau berita yang mengatakan adanya kecelakaan tenggelamnya kapal TNI di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu pada 6 Juli 2018..

“Tidak benar ada peristiwa atau tenggelamnya kapal TNI di Kepulauan Seribu pada 6 Juli 2018. Itu adalah berita hoax,” tegas Bandok Eko Priambodho, Sabtu (07/07/2018).

Sebelumnya banyak beredar informasi melalui media sosial dan media online, salah satunya yang dipublikasikan oleh www.metro24jam.com (http://news.metro24jam.com/read/2018/07/07/59281/kapal-tni-bawa-dokter-untuk-sunatan-massal-tenggelam-di-kepulauan-seribu).

Dalam pemberitaan itu disebutkan, bahwa terjadi kecelakan laut, dimana kapal TNI yang membawa para dokter untuk kegiatan sunat massal TNI AD berangkat dari Marina Ancol ke Pulau Pramuka, dan tenggelam di perairan Pulau Pari pada 6 Juli 2018.

“Dipastikan informasi tersebut tidak benar,” tutur Bandok Eko Priambodho.

Namun Bandok Eko Priambodho tidak memungkiri, bahwa peristiwa tersebut pernah terjadi pada 12 Maret 2018 dan sudah ditangani dengan baik tanpa ada korban jiwa.

 

 

 

 

Reporter: Petrus A