BERITA

Informasi Dalam Rekaman Lensa

Pemkab Kepulauan Seribu Komitmen Mewujudkan Pengadaan Kapal Jenazah

Kebutuhan pengadaan kapal jenazah akan segera dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu sesuai dengan aturan yang ada.

Langkah ini dilakukan Pemkab Kepulauan Seribu demi mewujudkan keinginan masyarakat di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Utara yang sangat mengharapkan kehadiran fasilitas kapal jenazah.

Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad saat melakukan rapat bersama Pemkab Kepulauan Seribu terkait Evaluasi Kapal Pengangkut Jenazah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Utara di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Kamis (06/09/2018), menilai, bahwa Pemkab Kepulauan Seribu berkomitmen mewujdukan kebutuhan tersebut, namun harus sesuai aturan yang ada.

“Ini kesempatan baik kita untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat, apalagi anggaran sudah disiapkan, diharapkan pada Desember 2018 bisa terwujud,” tutur Husein.

Seperti diketahui, Pemkab Kepulauan Seribu telah menyiapkan anggara kapal jenazah di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Utara sebesar Rp. 2.750.000.000. Dan untuk jasa konsultasi pengawasan Rp. 174.820.635. Desain kapal berasal dari anggaran tahun 2017 yang sudah mendapat persetujuan dari Biro Kualifikasi Indonesia (BKI). Saat ini proses dalam tahap lelang ulang.

“Kami membahas penghitungan waktu dan sebagainya. Saya minta pengabdiannya agar dilakukan dalam proses pelaksanaan, kerja ini kita kerjakan dengan waktu yang ketat. Kita akan rapat terus memantau kesiapan ini, jangan sampai kekeliruan ditemukan di belakang, semakin dini ditemukan penyimpangan semakin mudah kita selesaikan,” tegas Husein.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Kepulauan Seribu menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara untuk turut serta membantu pengawasan dalam proses pengadaan kapal jenazah.

“Kedepan saya berharap bisa kawal terus, kita harus tetap dalam koridor aturan, sehingga tujuan tercapai, jangan karena mengejar waktu, peraturan kita langgar. Kita juga meminta pendampingan dari kejaksaan serta meminta pendapat dari unit layanan pengadaan (ULP) dan irbankab,” tambah Husein.

 

 

 

 

 

Reporter: Petrus A