BERITA

Informasi Dalam Rekaman Lensa

Irbankab Kepulauan Seribu Komunikasikan Penyelesaian Masalah Sampah

Inspektorat Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu mendorong dilakukannya penyelesaian masalah sampah yang kini berjalan lambat.

Hal itu dilakukan Irbankab dengan melakukan rapat bersama Dinas LH, Sudin LH, Kominfotik Kepulauan Seribu, Ekbang, Bagian Aset, Dishub dan beberapa pihak lainnya di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Senin (05/11/2018).

Menurut Auditor Irbankab Kepulauan Seribu, Dede Hernandi mengatakan, saat ini proses pengangkutan sampah perlu dilakukan penyelesaian secara menyeluruh karena kondisi pengangkutan sampah dari dermaga Perikanan (green bay-red) tidak maksimal.

“Ada kendala di dermaga dalam proses pengangkutan sampah, dan ini perlu dilakukan secara bersama-sama, termasuk dengan meminjam alat berat,” tutur Dede.

Seperti diketahui, proses pengangkutan sampah dari kapal ke truk di Dermaga Perikanan dilakukan manual, karena ada tanggul sehingga kapal tidak bisa merapat, sedangkan Dermaga Kali Adem sedang dilakukan peningkatan.

Kondisi ini membuat proses pengangkutan melambat, mengingat satu hari sampah di Kepulauan Seribu mencapai 40 ton, sedangkan yang bisa tertangani baru 20 ton per hari dengan kondisi saat ini.

“Rencananya mereka akan menggunakan eskavator spider, karena jarak kapal ke dermaga sekitar 4 meter, semoga ini menjadi solusi percepatan pengangkutan sampah" jelas Dede.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup DKI, Achmad Hariadi mengaku, memang ada proses pengangkutan dari kapal ke truk yang terhambat, dan akan menggunakan eskavator milik Dinas Lingkungan Hidup untuk mempercepat pengangkutan sampah. 

"Kami akan menggunakan eskavator. Kami coba satu alat berat dan serta jaring untuk memudahkan pengangkutan," tambahnya.

 

 

 

 

Reporter: Petrus A