Setelah sekian lama penantian nelayan Kepulauan Seribu untuk memperoleh BBM bersubsidi untuk kapal nelayan dan kapal tradisional akhirnya Pemerintah Kabupaten (pemkab) Kepulauan Seribu lakukan percepatan menggandeng Pertamina dalam merealisasikan kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu akan kebutuhan BBM yang seharga sama dengan wilayah DKI lainnya. Dalam rapat koordinasi (rakor) yang di laksanakan di kantor perwakilan Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu di gedung Mitra Praja Sunter, Jakarta Utara, Rabu (04/03/2020), Pemkab bersama Pertamina dan Vendor yang membangun kapal Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Apung PT. Alinda Nusantara serta bank DKI berkomitmen segera mencari lokasi penempatan kapal SPBU Apung yang telah rampung pembangunannya di perairan Kepulauan Seribu. Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi saat memimpin rakor mengatakan, komitmen dalam rapat itu untuk membuat rekomendasi Bupati Kepulauan Seribu terkait titik koordinat penempatan SPBU Apung yang nanti akan dilaporkan kepada maklumat pelayaran Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok untuk mengumumkan Notices to Mariners (NMs). Sementara itu, Sales Brand Manager PT Pertamina Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Bima Kusuma Aji mengatakan, pertengan bulan Maret akan dilakukan inspeksi dari Pertamina Shipping terkait kesiapan kapal SPBU Apung untuk masuk mengisi BBM.