Taman Nasional Kepulauan Seribu Lepasliarkan Tukik di Pulau Kayu Angin Bira


Kategori : Pemerintahan | Reporter : Sudin Kominfotik Kab. Adm. Kepulauan Seribu | Editor : Petrus Ardianto | 29 Sep 2021 | Dilihat : 28


...

Taman Nasional Kepulauan Seribu melepasliarankan puluhan tukik di perairan Pulau Kayu Angin Bira, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, demi menjaga ekosistem sumber daya alam hayati, khususnya biota laut yang dilindungi.

Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, Kusminardi mengatakan, kegiatan ini melibatkan instansi terkait di antaranya Kabupaten Kepulauan Seribu, TNI, POLRI serta komponen masyarakat seperti mahasiswa, masyarakat Mitra Polhut, Kelompok Masyarakat Nelayan, pelaku wisata, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

"Pelepasan ini sebagai bentuk kepedulian seluruh instansi pemerintah dan masyarakat lokal di Kepulauan Seribu dalam menjaga pelestarian alam, khususnya satwa yang dilindungi diantaranya penyu sisik yang sudah mulai punah keberadaannya," ujar Kusminardi, Rabu (29/09/2021).

Kusminardi menjelaskan, dari hasil perjumpaan satwa dan juga laporan dari para wisatawan selam, bahwa di kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu mulai sering dijumpai penyu sisik berukuran besar yang sedang bermain dihamparan terumbu karang.

"Dengan banyaknya penyu-penyu yang dapat ditemui, ini akan menambah panorama alam dibawah laut semakin indah, dan kekayaan alam kita semakin mempesona," kata Kusminardi.

Kegiatan pelepasliaran tukik ini dilakukan secara berkala, dimana tukik tersebut berasal dari hasil penyelamatan sejak masih telur, dan ditetaskan secara semi alami kemudian dilepaskan kembali kehabitatnya.

"Jadi setelah dianggap mereka mampu bertahan hidup dan bisa membentengi dirinya dari berbagai ancaman yang mereka hadapi, mereka kita lepas liarkan. Selamat jalan tukik yang lucu-lucu, kehadiranmu dihabitatmu selalu kami tunggu," paparnya.

Sementara itu, Camat Kepulauan Seribu Utara, Isamil mengapresiasi kegiatan pelepasliaran tukik tersebut, karena memperkaya eksosistem biotas laut di Kepulauan Seribu dan mempercantik serta menambah daya tarik sektor pariwisata.

"Ini juga bisa menjadi wisata berbasis konservasi, selain dapat melestarikan biota dilindungi yaitu penyu, juga dapat memberikan edukasi dan pendapatan lebih untuk masyarakat. Terpenting jangan buang sampah sembarangan dimanapun kita berada," tandanya.


Berita Terbaru