Forkopimkab Kepulauan Seribu Helatkan Rakor Persiapan Uji Coba Pembukaan Sektor Pariwisata


Kategori : Pemerintahan | Reporter : Zaini Miftah | Editor : Petrus Ardianto | 6 Oct 2021 | Dilihat : 41


...

Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab) Kepulauan Seribu menggelar rapat koordinasi pimpinan wilayah di gedung Mitra Praja Sunter Jakarta Utara, Senin (04/10/2021).

Rapat yang dipimpin Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, dihadiri oleh Dandim 0502 Jakarta Utara, Kapolres Kepulauan Seribu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, rapat bulan ini membahas terkait  persiapan keikutsertaan Kabupaten Kepulauan Seribu dalam uji coba protokol kesehatan pembukaan sektor pariwisata.

"Kita ingin wisata di Kepulauan Seribu kembali dibuka seperti harapan seluruh warga, yang bergantung pada sektor pariwisata sebagai andalan penggerak ekonomi di wilayah," kata Junaedi.

Junaedi mengaku, berbagai upaya telah dilakukan Kabupaten diantaranya mengajukan permohonan kepada Deputy Industri dan Investasi Kemeterian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI), agar diikutsertakan dalam uji coba pembukaan pariwisata pada tahap satu, tanggal 17 September dan uji coba tahap dua pada 30 September, dengan menyertakan hasil audit yang diajukan terkait pemenuhan protokol kesehatan, sertifikasi protokol kesehatan untuk pariwisata dan ekonomi kreatif atau Cleanliness, Health, Safety dan Environment (CHSE), hasil survei konsultan dan pemenuhan aplikasi peduli lindungi di dermaga darat (keberangkatan) dan dermaga pulau (kedatangan).

"Mudah-mudahan itu bisa menjadi petimbangan kementerian, dan Kepulauan Seribu bisa diikutsertakan dalam uji coba pembukaan pariwisata tahap ketiga," harapnya.

Junaedi pun meminta, agar koordinasi dan sinergitas pimpinan kabupaten ditingkatkan, untuk ikut serta dalam pengawasan dan penerapan protokol kesehatan di wilayah.

"Dukungan penguatan prokes tetap dibutuhkan agar warga tetap patuh prokes, jangan terlena meskipun sudah vaksin dan sudah zona hijau, seluruh sarana prasarana pendukung tetap dijaga sampai bebas dari Covid-19 dan Kementerian Parekraf mengizinkan pariwisata di Kepulauan Seribu dibuka," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Kepulauan Seribu, Puji Astuti menambahkan, hingga saat ini sudah ada pulau permukiman dan pulau wisata sejarah yang telah lolos audit untuk sertifikasi CHSE, diantaranya pulau wisata sejarah (Kelor, Cipir dan Onrust), Pulau Kelapa, Pulau Pari dan Pulau Untung Jawa, sementara pulau lainnya sudah mendaftar tetapi belum diaudit.

"Kita masih menunggu arahan dari pusat dan provinsi DKI Jakarta terkait dengan uji coba tempat wisata yang masuk dalam surat edaran seperti sebelumnya karena dasar pembukaan ataupun keikutsertaan uji  coba tahap tiga itu akan disebutkan melalui surat edaran kementerian," tandasnya.


Berita Terbaru