Kelompok Mandiri Pulau Kelapa Dua, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara penen 1400 ikan kerapu macan hasil budidaya menggunakan jaring keramba apung.

Ketua Kelompok Mandiri, Mansur mengatakan, 50 persen ikan kerapu yang saat ini di budidaya merupakan bantuan dari Suku Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu. Untuk 50 persennya lagi merupakan modal sendiri yang telah dilakukan sejak awal tahun 2014 lalu.

"Ini sudah yang ketiga kali panen. Ikan kerapu macan yang di panen usianya sekitar 13 bulan. Paling cepat kalau panen itu 10 bulan. Karena meski besarnya sama tapi pertumbuhannya berbeda-beda," ungkap Mansyur, Selasa (22/03/2016).

Ia menjelaskan, 1400 ekor ikan kerapu jika ditimbang mencapai tujuh kwintal dengan harga jual Rp 120 ribu perkilo gram yang kita ambil dari 8 kantong keramba jaring.

"Keramba jaring ini seluruhnya ada 50 lubang (kantong). Sekarang yang di panen 1400 ekor termasuk bantuan dari Sudin KPKP Kepulauan Seribu," katanya.

Sutrisno, Kasudin KPKP Kepulauan Seribu mengatakan, di Kepulauan Seribu ada 30 kelompok nelayan budidaya ikan masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang.

"Melalui kelompok ini nanti kita berikan bermacam-macam bantuan, salah satunya bantuan bibit ikan kerapu. Kelompok-kelompok ini bisa berkembang kedepan hasil budidaya seperti budidaya ikan kerapu bisa meningkatkan perekonomian mereka," ujarnya.

Hasilnya pun, sambung Sutrisno, akan menjadi modal bagi kelompok nelayan untuk penguatan ekonomi, sehingga mendukung pelestarian ekosistem laut.

"Dengan membudidayakan ikan ini, nelayan terbebas dari rasa khawatir menghadapi musim angin barat dan timur karena tidak bisa melaut," katanya.


Reporter   : Ahmad Zarkasih
Editor        : Zaini Miftah