Masjid Agung Nurul Huda Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, telah diresmikan oleh Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo, Sabtu (25/02/2017).
Pembangunan Masjid Agung Nurul Huda merupakan hasil dari swadaya masyarakat Pulau Tidung yang dilakukan sejak tahun 2004 sampai 2017.
“Masjid ini sudah diserahkan kepada masyarakat. Saya mengajak generasi muda dan masyarakat untuk menjaga dan memakmurkan masjid ini, agar apa yang diupayakan para pendahulu kita itu tidak sia-sia,” ungkap Budi Utomo.
Ia menambahkan, masjid bukan hanya tempat ibadah saja, tapi bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan lain sebagainya, bila perlu kegiatan remaja masjidnya dibentuk.
“Semoga diresmikannya masjid ini bisa didayagunakan dan di optimalkan tidak hanya untuk masyarakat Pulau Tidung saja, tetapi untuk warga pendatang maupun wisatawan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung Nurul Huda, H. Toyib menuturkan, luas tanah bangunan masjid 1.441 meter persegi saat ini mempunyai 2 lantai dengan total biaya pembangunan dan pembebasan tanah mencapai Rp 6.8 Miliar.
“Dana pembangunan masjid selain dari swadaya masyarakat setempat, juga dari masyarakat Pulau Panggang, Pulau Kelapa, Yayasan Nurul Huda Lilmutaqin, Pemkab Kepulauan Seribu, Kanwil DKI Jakarta dan Kedutaan Saudi Arabia,” tandasnya.
Reporter : Ahmad Zarkasih
Editor : Zaini Miftah