Warga Pulau Pari dan PT Bumi Pari Asih Sepakati Pengukuran Ulang Tanah
Masyarakat Pulau Pari dan pihak perusahan PT Bumi Pari Asih bersepakat akan melakukan pengukuran ulang batas kepemilikan tanah bersengketa yang selama ini tak kunjung selesai.
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, hari ini kita adakan musyawarah, keduanya mempunyai spirit semangat yang sama, yang baik buat Pulau Pari.
“Tadi dari pihak perusahaan sudah membuka ruang untuk bekerjasama dengan baik, untuk bersama-sama melakukan pengukuran di lokasi mana saja yang memang milik masyarakat,” ujar Budi Utomo, Kamis (16/03/2017).
Budi meminta, baik Walhi dan YLBHI selaku pendamping dari masyarakat dan juga Kepala BPN Jakarta Utara untuk membantu menginisiasi, mesosialisasikan kepada masyarakat program kita melakukan pengukuran untuk memastikan hak-haknya mereka dimana, sehingga tidak salah.
Sementara itu, Sahuri (60) warga Pulau Pari menuturkan, pengukuran tanah bisa memastikan kejelasan tanah yang sudah puluhan tahun ia ditempati.
“Kita ingin persoalan sengketa tanah cepat selasai. Masyarakat bisa hidup tenang, pariwisata yang ada semakin pun maju dan berkembang untuk meningkatkan perekonomian warga,” tuturnya.
Endang Sofyan, perwakilan dari PT Bumi Pari Asih mengatakan, pihaknya tidak perna melarang apalagi sampai mengusir warga yang kini menempati tanah perusahaan.
“Semoga pengukuran ulang tanah nanti menjadi titik terang baik untuk warga maupun pihak perusahaan kedepan,” terangnya.
Reporter : Ahmad Zarkasih
Editor : Zaini Miftah
Bagaimana Pendapatmu Terkait Berita Tentang "Warga Pulau Pari dan PT Bumi Pari Asih Sepakati Pengukuran Ulang Tanah " ?