Puluhan warga Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara melakukan Shalat Gerhana Matahari.
Pada kesempatan tersebut bertindak sebagai imam adalah Ustadz Mastur dan khotib Ustadz Tobaristani.
Menurut Lurah Pulau Panggang, Pepen Kuswandi mengatakan, fenomena Gerhana Matahari merupakan kejadian yang luar biasa, dan shalat gerhana matahari ini adalah himbauan dari Kementerian Agama Republik bagi umat islam di Indonesia.
"Ya benar dan alhamdulillah ini kejadian yang luar biasa, memang shalat Gerhana Matahari diutamakan karena fenomena alam seperti ini tidak tahu kapan terjadi, dan ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT," ujar Pepen, Jum'at (27/12/2019).
Sementara itu, Ustadz Tobaristani DKM Al-Makmuriyah mengatakan, shalat gerhana matahari itu merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT, dan fenomena alam ini menunjukan keagungan serta kekuasan Allah yang tidak terbatas.
"Terjadinya gerhana matahari dan bulan adalah tanda-tanda kekuasaan Allah. Dengan kata lain, jika Allah berkehendak, kapan saja Allah SWT bisa membolak-balik peredaran matahari dan bulan dan bahkan menghentikannya," tutupnya.