Untuk mewujudkan kebutuhan dan kemandirian pangan khususnya sayuran di Kepulauan Seribu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta akan mengembangkan budi daya sayuran dan buah melalui program urban farming atau pertanian perkotaan.
Menurut Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni menjelaskan, Kepulauan Seribu memiliki potensi dalam budi daya sayuran, sehingga program pertanian perkotaan akan dikembangkan di sejumlah pulau permukiman seperti, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Pramuka, Pulau Harapan, dan Pulau Sebira.
"Pengembangan budi daya mencakup berbagai jenis sayuran dan buah seperti, terong, kangkung, bayam, selada, cabai, bawang merah, semangka dan lain-lain. Upaya ini ke depan akan terus digiatkan dengan melibatkan masyarakat setempat agar kebutuhan sayuran dapat dipenuhi secara mandiri di Kepulauan Seribu," ujar Darjamuni, Selasa (21/01/2020).
Darjamuni menjelaskan, Dinas KPKP DKI Jakarta bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu terus bertekad memanfaatkan ruang dan lahan yang ada sebagai lokasi budi daya sayuran dan buah.
“Tingkat partisipasi masyarakat di Kepulauan Seribu terhadap pengembangan pertanian semakin tinggi. Masyarakat mulai memahami pentingnya untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah skala rumah tangga. Tahun ini Dinas KPKP akan terus memaksimalkan pembinaan dan pendampingan bagi warga Kepulauan Seribu yang menjadi penggiat pertanian perkotaan," tandasnya.