Potensi alam yang indah serta menjadi daya tarik wisatawan, diharapkan meningkatkan kepedulian masyarakat Kepulauan Seribu untuk terus menjaga dan melestarikan.
Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad menilai, peran serta masyarakat menjadi pemacu dalam menentukan keberlangsungan potensi alam yang ada di Kepulauan Seribu.
“Kita bersyukur Kepulauan Seribu memiliki potensi alam yang berlimpah, namun hal ini perlu dilestarikan dan dijaga. Peran serta masyarakat jadi yang terdepan untuk menjaganya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dengan konsisten menyiapkan sarana, fasilitas serta gagasan untuk dilakukan,” kata Husein Murad, Rabu (29/01/2020).
Pelestarian terumbu karang sendiri menjadi salah satu hal yang diutamakan, sehingga ekosistem laut tetap terjaga dan meningkatkan populasi ikan sebagai salah satu pendorong perekonomian masyarakat di Kepulauan Seribu.
“Kita harus konsisten menjaga terumbu karang serta ekosistem laut, salah satunya kita giatkan transplantasi karang di lokasi yang ditentukan, kita tinggalkan perilaku buruk yang dapat merusak terumbu karang,” tutur Husein.
Husein menjelaskan, pelestarian lingkungan sudah diwujudkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dengan mengagas Pulau 1000 Warna, yang didalamnya terdapat berbagai gerakan, seperti Gerakan Bersih, Gerakan Percantikan, Gerakan Ekonomi Rakyat, Gerakan Eco Wisata, dan Gerakan Seribu Sukun.
“Gagasan Pulau 1000 Warna ada delapan Gerakan, selain Gerakan Bersih, Gerakan Percantikan, Gerakan Ekonomi Rakyat, Gerakan Eco Wisata, dan Gerakan Seribu Sukun yang bersentuhan dengan pelestarian lingkungan, sedangkan tiga gerakan lainnya adalah Gerakan Darwis, Gerakan Pembinaan Remaja dan Gerakan Pemberdayaan Mesjid,” tambahnya.