Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melakukan sosialisasi Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Rabu (05/02/2020).
Sosialisasi program PKT ini sendiri dipimpin Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, dihadiri unsur kecamatan, kelurahan serta SKPD terkait, dengan penyampaian paparan dari Biro Perekonomian, dan Biro Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta.
"Ini bagian dalam pembahasan Rapim Gubernur. Kedepan PKT akan dirubah branding menjadi Jak Preneur dan tetap mewujudkan visi dan misi Gubernur DKI Jakarta," kata Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi.
Program PKT sendiri menjadi bagian dari pencapaian Kegiatan Strategis Daerah (KSD ) B03 tahun 2020 yang dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Nantinya dengan sosialisasi ditingkat Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, diharapkan dapat memenuhi tiga target. Pertama, dilaksanakannya sosialisasi pendaftaran dan branding PKT ditiap kelurahan dengan didampingi oleh pendamping 6 SKPD PKT dalam setiap triwulan. Kedua, inventarisasi data calon peserta program PKT sesuai permintaan dan pendamping 6 SKPD PKT. Ketiga, fasilitas pendaftaran program PKT secara online di kelurahan untuk kelompok masyarakat miskin.
"Nantinya semua kegiatan ini akan dilaporkan dan sudah diinput satu pekan sebelum 25 Maret, kedalam sistem KSD PKT B03. Maka pihak kecamatan, kelurahan dan 6 SKPD terlibat secara langsung," ujar Junaedi.
Menanggapi hal ini, perwakilan Biro Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta, Saraswati menilai, PKT akan berubah branding menjadi Jak Preneur dan telah bekerjasama dengan pihak swasta untuk mengembangkan potensi kewirausahaan.
"Pemprov DKI Jakarta ingin meningkat kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan lapangan kerja, dan ini menjadi prioritas. Yang membedakan Jak Preneur ini adalah adanya indikator peningkatan pencapaian binaan serta peningkatan jumlah tenaga kerja. Selain itu proses pelaksanaanya tidak berurutan. Rencananya launching Jak Preneur dilakukan pada 23 Februari," tambahnya.