Aktifitas observasi 188 WNI di Pulau Sebaru Kecil tidak menjadi kendala bagi 3.816 wisatawan mancanegara dan nusantara, yang berlibur pada akhir pekan ini di Kepulauan Seribu.

Hal itu terlihat dengan kedatangan wisatawan dari berbagai dermaga sejak 28-29 Februari, menuju Pulau Resort dan Pulau Permukiman di Kepulauan Seribu.

Berdasarkan data dari Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, ada 596 wisatawan yang berkunjung pada 28 Februari, sedangkan pada 29 Februari ada 3.220 wisatawan.

“Kunjungan wisatawan tersebut datang dari dermaga Rawasaban, Tanjung Pasir, Kali Adem dan Marina Ancol. Khusus pada 28 Februari ada 582 wisatawan nusantara, dan 14 wisatawan mancanegara. Pada hari ini ada 3.157 wisatawan nusantara dan 63 wisatawan mancanegara,” kata Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Puji Astuti, Sabtu (29/02/2020).

Terkait adanya observasi 188 WNI di Pulau Sebaru Kecil, Puji Astuti mengaku, Sudin Parekraf Kepulauan Seribu terus melakukan sosialisasi keamanan kunjungan wisatawan di Kepulauan Seribu.

“Kami sosialisasikan keamanan bagi para wisatawan, terlebih lagi 188 WNI dipastikan telah mendapat sertifikat sehat dari pemerintah Hong Kong dan dokter kapal World Dream,” tambah Puji.

Jumlah wisatawan ini sendiri diprediksi masih akan terus bertambah pada 1 Maret nanti, dan situasi ini menjadi cermin bahwa pariwisata di Kepulauan Seribu dalam keadaan yang stabil dan tidak terpengaruh dengan adanya situasi kegiatan observasi 188 WNI tersebut.