Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu bersama TNI dan Polri melakukan kegiatan bakti sosial di RPTRA Nyiur Melambai, Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Jumat (13/03/2020).
Bakti sosial dalam rangka karya bakti Kolinlamil 2020 ini sendiri meliputi berbagai kegiatan, seperti penanaman pohon mangrove di perairan Pulau Harapan, Poli klinik spesialis paru, penyakit dalam, pemeriksaan gigi, mata, khitanan massal, pemberian sembako, peresmian Posyandu Mawar RW 01 Pulau Kelapa, serta pembagian masker dan antiseptik kepada Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad oleh Inti.
Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, menyambut positif kegiatan tersebut, dan menilai bakti sosial ini menunjukkan bahwa peran TNI dan Polri tidak hanya menjaga wilayah, keamanan dan pertahanan saja, tetapi juga menaruh perhatian terhadap kesehatan masyarakat guna menunjang keamanan dan ketertiban wilayah.
"Terima kasih kepada TNI, Polri dan semua pihak yang telah memberikan perhatian lebih kepada warga Kepulauan Seribu Utara," kata Husein Murad.
Husein juga mengaku, pihaknya berkomitmen untuk meneruskan program kesehatan masyarakat tersebut, melalui upaya pelayanan jemput bola bagi masyarakat yang tidak mampu hadir berobat ke Puskesmas, melalui Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH), yang merupakan program kesehatan pemerintah daerah.
Sementara itu, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono menjelaskan, bakti sosial ini sebagai bentuk terima kasih TNI dan Polri atas dukungan dan kepedulian masyarakat Kepulauan Seribu Utara, yang salah satu pulaunya yaitu Pulau Sebaru Kecil dijadikan tempat observasi pencegahan penyakit virus Corona (Covid-19).
"Baksos ini sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kami terhadap masyarakat Kepulauan Seribu Utara, terima kasih atas sambutan yang hangat ini," tuturnya.
Pangkogabwilhan I Laksamana Madya Yudo Margono menambahkan, dalam bakti sosial ini dilakukan juga penanaman 2000 bibit mangrove di dua wilayah masing-masing Pulau Harapan dan Pulau Kelapa.
"Sekali lagi terima kasih, berkat kerja sama semua pihak dan masyarakat, observasi terhadap ABK kapal bisa berjalan lancar pada 14-15 Maret, kita akan pulangkan 257 ABK itu kepada pemerintah daerah dan keluarganya kembali," tambahnya.