Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara bersama PJLP Sudin Lingkungan Hidup terus menggiatkan sosialisasi pemilahan sampah kepada warga.

Kegiatan yang melibatkan warga Pulau Pramuka dan Pulau Panggang ini bertujuan untuk mengurangi tumpukan sampah. 

Lurah Pulau Panggang, Pepen Kuswandi mengatakan, upaya pemilahan sampah ini dapat dimulai sejak dari asalnya yaitu rumah tangga, berupa sampah organik dan non organik yang kedua-duanya dapat menghasilkan nilai ekonomis, serta mengurangi sampah yang akan dikirim ke darat.

"Yang non organik bisa dikirim ke bank sampa, dan yang organik biasanya oleh petugas kebersihan dijadikan kompos atau makanan ternak," kata Pepen, Kamis (28/05/2020).

Pepen mengaku, keterlibatan warga sangat penting dalam kegiatan ini, khususnya dalam memanfaatkan bank sampah di masing-masing pulau yang dikelola oleh PPSU, maupun oleh warga di Pulau Pramuka.

“Peran warga menjadi hal penting dalam kegiatan ini. Kami juga telah mengangkut sebanyak 1,8 ton sampah terdiri dari 1,5 ton sampah non organik dan tiga kwintal sampah organik pasca Idul Fitri. Sampah yang berhasil dipilah dari TPS, dan pilahan sumber sebanyak 385 kg sampah non organik ditampung di bank sampah," tandasnya.