Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi yang diikuti pelaksanaan protokol kesehataan, diharapkan dapat dilakukan para pelaku usaha wisata di Kepulauan Seribu.
Hal ini penting dilakukan, karena wisata di Kepulauan Seribu akan mulai dibuka kembali pada akhir pekan ini.
Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad saat melakukan sosialisasi penerapan PSBB Transisi melalui aplikasi zoom meeting di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Selasa (09/06/2020), peran serta pelaku usaha wisata dalam menerapkan protokol PSBB Transisi sangat penting, sehingga keselamatan berjalan namun tetap produktif.
“Kita undang zoom meeting pelaku usaha wisata karena wisata di Kepulauan Seribu akan dibuka dan akan datang, maka kita jelaskan protokol wisata, tentang semua bidang. Kita juga lakukan sosialsisasi penerapannya,” kata Husein Murad.
Seperti diketahui, wisata Kepulauan Seribu akan kembali dibuka pada 13 Juni mendatang, namun harus mengikuti prosedur yang ditetapkan, mulai dari home stay, resort, restoran, pelaku travel dan lainnya.
“Dalam komunikasi di zoom meeting ini ada hal yang menggembirakan, dimana semua pihak berkeinginan produktif tapi tetap aman, dimana wisata berjalan namun keamanan warga dan pengunjung tetpa terjaga, ini menggembirakan karena ada tanggung jawab semua pihak, tidak hanya berdasarkan sanksi atau karena ada petugas, tapi semua punya tanggung jawab mengutamakan kesematan,” ucap Husein.
Tercatat dalam zoom meeting sosialisasi penerapan PSBB Transisi ini diikuti para pemilik home stay, resort, pelaku travel, pokdarwis, tim Gugus Tugas Pulau Aman, Polisi, TNI, Camat, Lurah, dan lannya.