Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu serius menyelesaikan masalah tumpahan minyak yang terjadi di beberapa pulau dengan membentuk tim.

Tim yang terdiri dari Kementerian terkait, SKPD/UKPD, Polisi, TNI, dan Pertamina ini nantinya akan bekerjasama memantau proses penyelidikan tumpahan minyak.

“Kita membentuk tim untuk segera menyelesaikan asal tumpahan minyak tersebut berasal, mengingat kondisinya sudah meresahkan warga,” kata Plt Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, Selasa (18/08/2020).

Tercatat tumpahan minyak terjadi di Pulau Pari dan Pulau Tidung sejak 11 Agustus lalu, dan pihak Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu sudah mengangkut hampir seribu karung.

“Kami meminta kepada Pertamina untuk ikut terlibat membantu proses pengangkutan, mengingat kantong limbah minyak tersebut berbahaya, dan perlu penanganan khusus,” tutur Junaedi.

Menanggapi hal ini, Baskoro perwakilan Pertamina Hulu Energi mengaku, berkomitmen untuk bersama-sama mencari tahu asal tumpahan minyak.

“Kami sudah mengambil sampel material minyak untuk dicek, namun hingga kini hasilnya belum keluar,” tambah Baskoro.