Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu terus mengembangkan budidaya pohon sukun.
 
Langkah ini dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan, mengingat sukun dengan berbagai olahannya sangat potensial untuk menjadi sumber pendapatan atau memberikan tambahan penghasilan.

"Sukun di Kepulauan Seribu sangat digemari warga dan wisatawan. Sukun bisa diolah menjadi berbagai makanan, mulai dari sukun goreng, keripik sukun, kue basah, bolu, hingga produk teh sukun,” kata Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Parsan, Senin (09/11/2020).

Parsan menjelaskan, untuk pembibitan sukun dilakukan di Pulau Tidung Kecil, dan bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas KPKP.

"Selain di Pulau Tidung Kecil, melalui petugas pendamping Sudin KPKP Kepulauan Seribu, bibit sukun juga dikembangkan di Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung serta di Pulau Payung," terangnya.

Parsan berharap, semakin banyak lagi lahan-lahan  di Kepulauan Seribu yang bisa ditanami sukun.

"Warga yang memiliki lahan bisa ikut serta mengembangkan dan membudidayakan sukun. Bibitnya kami berikan secara gratis, tinggal bersurat atau mengajukan permohonan data ke Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu," tandasnya.