Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengapresiasi komitmen dan keseriusan Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), dalam melakukan pemulihan fungsi lingkungan hidup di wilayah Kepulauan Seribu.
Hal itu disampaikan Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi saat menghadiri Sosialisasi Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup Area Kepulauan Seribu yang diselenggarakan PHE ONWJ di Aston Marina, Jakarta, Kamis (10/12/2020).
“Ini menjadi perhatian kita semua, dan saya berterimakasih kepada PHE ONWJ yang berkomitmen melakukan pemulihan fungsi lingkungan hidup di area Kepulauan Seribu,” kata Junaedi.
Rencananya pemulihan fungsi lingkungan hidup akan dilakukan pada pekan depan, dimana PHE ONWJ akan melibatkan PT Pertamina Patra Niaga sebagai pihak yang berwenang melakukan pemulihan, dengan empat pulau yang akan dituju, diantaranya Pulau Untung Jawa, Pulau Rambut, Pulau Lancang dan Pulau Bokor.
Selain pemulihan, nantinya akan dilakukan penanaman bibit mangrove di empat pulau tersebut dengan jumlah yang bervariasi.
“Kami fokus pemulihan lingkungan hidup, ini bukti nyata, dan kami akan terbuka menerima saran dan masukan. Proses ini akan kita lakukan pada pekan depan hingga April 2021,” ucap Management PHE ONWJ, M.Abdul Rofik.
Seperti diketahui, pemulihan ini dilakukan setelah lahan dan ekosistem di wilayah Kepulauan Seribu terkontaminasi minyak YYA-1 PHE ONWJ beberapa bulan lalu. Dan selama pemulihan pihak Pertamina akan melakukan tiga tahapan, yaitu substrak mangrove, pembersihan lahan, serta pembersihan karang dan batu-batuan.
“Kami berterimakasih kepada PHE ONWJ yang telah melakukan pemulihan lingkungan hidup, dan kami tetap menunggu penyelesaian pembayaran kompensasi,” tutur Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Selatan, Robin.