Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kelapa Gading bersama Kabupaten Kepulauan Seribu, berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah kepesertaan.

Komitmen tersebut merupakan hasil evaluasi dan monitoring kepesertaan yang dihelatkan BPJS Ketenagakerjaan dan Kabupaten Kepulauan Seribu di The Green Peak Hotel & Convention, Bogor, pada 11-12 Desember.

Menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kelapa Gading, Jakarta, Ervan Kurniawan, kemitraan strategis ini akan terus ditingkatkan tahun depan untuk menjangkau lebih banyak lagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya di sektor informal seperti nelayan, pedagang, petani rumput laut, keramba serta perusahaan dan resort yang memiliki pekerja di wilayah Kepulauan Seribu.

"Saat ini baru PJLP dan PPSU yang menjadi peserta, jumlahnya baru mencapai sekitar 8 ribu-an," ucap Ervan, Sabtu (12/12/2020).

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi menambahkan, evaluasi dan monitoring ini penting dilakukan untuk melihat keberhasilan dan kekurangan sesuai aturan yang sudah ada.

"Manfaatnya sudah bisa dirasakan, contohnya saat PJLP kita meninggal semua ditanggung, termasuk santunannya oleh BPJS Ketenagakerjaan," kata Junaedi.

Junaedi pun berharap, tahun depan semua pekerja sektor informal di Kepulauan Seribu bisa direkrut menjadi peserta, agar mendapatkan perlindungan saat terjadi kecelakaan kerja, dan tercover pembiayaan perobatannya melalui sosialisasi serta kemitraan dengan pengurus wilayah.

"Tahun depan kita perluas lagi jaringannya, dengan harapan semua bisa ikut agar merasakan manfaatnya," harapnya.