Forkopimkab Kepulauan Seribu Helatkan Doa Bersama dan Tabur Bunga di Pulau Lancang
Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab) Kepulauan Seribu menyelenggarakan doa bersama dan tabur bunga di perairan Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Jumat (22/01/2021).
Perhelatan ini diselenggarakan untuk mengenang dan memanjatkan doa bagi para korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh pada 9 Januari lalu.
"Kegiatan ini untuk mengenang dan memuliakan para korban agar diberikan pengampunan serta bagi Kepulauan Seribu agar dijauhkan dari mara bahaya," kata Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi.
Pemerintah pusat sendiri menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 resmi dihentikan pada Kamis (21/01/2021), setelah Tim SAR berhasil mengumpulkan 324 kantong jenazah dan 264 kantong properti.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito menambahkan, dengan ditutupnya pencarian korban setelah masa perpanjangan dua kali, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu upaya pencarian korban secara maksimal, pagi, siang dan malam hari.
"Operasi akan dilanjutkan dengan monitoring dan pemantauan secara aktif bila di kemudian hari ada laporan temuan korban dari masyarakat, kami akan respon," terangnya.
Tercatat, doa bersama dan tabur bunga di atas kapal PTK Kepulauan Seribu tersebut dihadiri Polres Kepulauan Seribu, Danramil Kepulauan Seribu, Kemenag RI Kepulauan Seribu, Danpos Sar Pulau Karya, Danposal Pulau Untung Jawa, FKUB Kepulauan Seribu, PMI Kepulauan Seribu, BIN Kepulauan Seribu, perwakilan keluarga korban, dan pejabat Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini diakhiri dengan penutupan secara resmi dapur umum dan posko kemanusian yang ada di Pulau Lancang tepatnya dibelakang kantor Kelurahan Pulau Pari.
Bagaimana Pendapatmu Terkait Berita Tentang "Forkopimkab Kepulauan Seribu Helatkan Doa Bersama dan Tabur Bunga di Pulau Lancang" ?