Budidaya sayuran hidroponik di wilayah Kepulauan Seribu, diyakini menjadi solusi bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat setempat.
Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Idris saat mendampaingi Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi dalam kegiatan panen perdana sayuran hidroponik di green house Kelompok Tani (Poktan) Pemuda Kelapa Harapan, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kamis (28/01/2021).
"Ini solusi terbaik untuk masyarakat Kepulauan Seribu ditengah pandemi Covid-19, untuk menjaga ketahanan pangan. Semoga ini menjadi contoh untuk dilakukan di tiap pulau," kata Idris.
Idris menilai, dengan diperbanyaknya tanaman hidroponik, masyarakat pulau tidak perlu lagi membeli sayuran ke daratan Jakarta, karena setiap pulau sudah tersedia dan kualitasnya sama.
"Kita mendorong Sudin KPKP Kepulauan Seribu untuk terus memperbanyak tanaman hidroponik di tiap-tiap pulau permukiman. Karena manfaatnya sangat baik untuk masyarakat pulau," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi menambahkan, tanaman hidroponik selain untuk menjaga ketahanan pangan, juga dalam rangka membentuk Kampung Tangguh Jaya.
"Ini harus berkelanjutan, jangan hanya sesaat. Ini model yang sangat bagus dalam rangka bagaimana kita menjaga ketahanan pangan," ucap Junaedi.
Junaedi mengaku, dengan adanya green house ini diharapkan dapat menjadi dikenal di Kepulauan Seribu, untuk dikembangkan menjadi tanaman multifungsi.
"Selain ada tanaman hidroponik juga akan dikembangkan ada budidaya ikan," pungkasnya.