Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kolaborasi pelaksanaan penanggulangan banjir yang akan terjadi tahun ini.

Hal itu dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan melakukan rapat koordinasi secara virtual, yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali, diikuti BNPB, TNI, Polri, Basarnas, SKPD terkait, perwakilan lima wilayah Kota Administrasi dan Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi.

“Rapat ini meneruskan apa yang menjadi kesepakatan pada rakor beberapa hari lalu. Dimana semua itu terkait rencana aksi kesiapan dalam menghadapi musim penghujan tahun 2021,” kata Marullah Matali, Selasa (02/02/2021).

Marullah Matali mengaku, kolaborasi dengan beberapa pihak terkait perlu dilakukan sehingga bisa dilakukan antisipasi, bersamaan dengan kegiatan untuk persiapan mitigasi bencana.

“Beberapa langkah telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari Apel Kesiapsiagaan, pengerukan beberapa sedimen yang mengendap dalam bentuk Gerebek Lumpur,” tutur Marullah Matali.

Marullah Matali menjelaskan, dalam aksi Gerebek Lumpur telah dilakukan di 34 titik di lima wilayah kota dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

“Kami juga membagikan alat pengukur curah hujan kepada Kelurahan, dan beberapa kota tetangga wilayah DKI Jakarta. Melalui rapat ini kita bisa memetakan tahapan selanjutnya untuk mengantisipasi musim penghujan, sehingga tidak menjadi bencana melainkan berkah,” tambahnya.