Pertamina Hulu Energi ONWJ (PHE ONWJ) bergerak cepat melakukan pembersihan limbah minyak yang mencemari perairan Kepulauan Seribu.
Manager Communication Relations & CID PHE ONWJ, Hari Setyono menyampaikan, proses pembersihan selain bekerjasama dengan Sudin Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Seribu, pihaknya juga berkordinasi dengan masyarakat sekitar agar proses berjalan cepat, sehingga dampak terhadap lingkungan dapat diminimalisir.
“Merespons laporan adanya anomali lingkungan berupa ceceran cairan berwarna hitam bercampur sampah yang ditemukan di pesisir Pulau Untung Jawa dan beberapa pulau lainnya di Kepulauan Seribu, PHE ONWJ intensif berkoordinasi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Seribu dalam melakukan pembersihan pada 25 April lalu,” kata Manager Communication Relations & CID, Hari Setyono, Senin (26/04/2021).
Hari Setyono mengaku, PHE ONWJ tetap mensiagakan personil Oil Spill Combat Team (OSCT) patroli, menyisir lokasi sekitar untuk memastikan kondisi terkendali.
“Sebelumnya PHE ONWJ sudah melakukan pengecekan sesuai dengan standar prosedur penanganan dalam menjaga kehandalan fasilitas,” ucapnya.
Menanggapi hal ini, Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Selatan, Robin, menilai kebocoran minyak milik PHE ONWJ bukanlah kali pertama terjadi, bahkan baru-baru ini terjadi lagi dan mencemari lingkungan di Kepulauan Seribu, khususnya di Kelurahan Pulau Untung Jawa.
“Kami ingin tidak ada lagi masalah kebocoran yang berdampak buruk pada lingkungan. Dan PHE ONWJ segera melakukan langkah nyata dalam pembersihan ini,” tambahnya.