Salah satu pelaku UMKM Pulau Panggang, Hadijah warga RT 002/05, menikmati manfaat bergabung di Jakpreneur untuk mengembangkan usahanya.
Hadijah yang memiliki usaha kripik sukun mulai bergabung menjadi Jakpreneur binaan Sudin KPKP Kepulauan Seribu pada tahun 2020, dan mengikuti berbagai pelatihan.
Keputusannya untuk bergabung menjadi Jakpreneur binaan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, membuahkan hasil untuk mengembangkan usahanya.
"Saya sudah bisa membuat dan menjual berbagai macam olahan dengan produk andalan keripik sukun ma Ijah," ujar Hadijah, Senin (17/05/2021).
Hadijah menjelaskan, sejak bergabung menjadi Jakpreneur usahanya semakin bisa berkembang, karena adanya pendampingan dan pembinaan.
"Alhamdulillah, omzet dalam sebulan bisa capai Rp 1 juta. Kita melayani PO dan delivery, bisa melalui WhatsApp di 081384112319 bagi warga Pulau Pramuka dan Pulau Panggang. Untuk harga hanya Rp 10 ribu untuk Keripik Sukun Ma Ijah. Kemudian ada juga lepet ketan dengan harga Rp 3 ribu," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya menuturkan, manfaat program Jakpreneur adalah untuk memfasilitasi para pelaku usaha agar menambah daya saing produk yang dihasilkan, yaitu dengan giat berinovasi mengikuti perkembangan zaman, baik dalam memproduksi olahan maupun desain kemasan.
"Melalui produk dan kemasan yang kekinian diyakini dapat menarik pembeli dan meningkatkan penghasilan. Kami berharap para Jakpreneur yang berhasil ini bisa mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian berusaha dengan cara kolaboratif antara pemerintah daerah dan dunia usaha, serta masyarakat," tandasnya.