Kabupaten Kepulauan Seribu berkolaborasi dengan PT Pelindo II melakukan perbaikan sarana prasarana (Sarpras) edukasi di bidang pendidikan usia dini (PAUD), dan pembangunan sarana prasarana pengolahan sampah organik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi di sela-sela survei taman pendidikan anak usia dini (PAUD) di Pulau Untung Jawa Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan mengatakan, melalui pengabdian kepada masyarakat, PT Pelindo akan menjadi bapak asuh bagi PAUD melalui bantuan sarana prasarana pendidikan, serta permainan edukasi bagi setiap PAUD yang ada di Kepulauan Seribu.
"Ada dua bantuan, sektor pendidikan usia dini dan bantuan alat pengolahan sampah organik," kata Junaedi, Rabu (02/06/2021).
Tercatat untuk bantuan alat pengolahan sampah organik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM), saat ini sedang dilakukan kajian terlebih dahulu agar bantuan alat tersebut nantinya dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan penggunaannya.
"Jadi kita kaji terlebih dulu, berapa kebutuhan dan volume sampah yang bisa diolah untuk menghasilkan BBM, jangan sampai biaya operasionalnya besar sementara hasilnya kecil," tutur Junaedi.
Sementara itu, General Manajer PT Pelindo II (Persero) Cabang Pelabuhan Sunda Kelapa, Kurnia Jaya menambahkan, bantuan ini merupakan bantuan dari program CSR untuk yang ketiga kalinya setelah bantuan acropora pada kegiatan tranplantasi karang dan pemasangan ikon selamat datang di Pantai Sakura.
"Bantuan akan digunakan untuk membangun rumah mesin pengolah limbah rumah tangga menjadi BBM yang dapat digunakan nelayan untuk melaut," tandasnya.