Warga Pulau Sabira, Kepulauan Seribu Utara menerima bantuan pangan dan healthy kit COVID-19 dari Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, yang bekerjasama dengan Freedom Fund dan Humanity United.
Menurut Koordinator Nasional DFW Indonesia, Moh Abdi Suhufan, penyaluran bantuan pangan menyasar nelayan dan kelompok rentan yang ada di Pulau Sabira.
"Pemilihan lokasi di Pulau Sabira merupakan hasil konsultasi dengan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Seribu, karena merupakan pulau terjauh dari gugusan Kepulauan Seribu," kata Abdi, Senin (06/12/2021).
Abdi menjelaskan, berdasarkan pendataan dan verifikasi calon penerima bantuan, terdapat 200 rumah tangga yang berhak menerima bantuan pangan di Pulau Sabira.
"Terdapat 200 rumah tangga penerima bantuan, dengan rincian 175 rumah tangga yang bekerja di sektor kelautan dan perikanan, serta 25 rumah tangga adalah kelompok rentan meliputi lansia, janda disabilitas dan anak yatim,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Program DFW Indonesia, Hartono mengatakan, bantuan pangan yang diberikan meliputi beras, minyak goreng, gula, teh dan masker.
“Setiap kepala keluarga mendapat paket bantuan pangan dan healthy kit untuk menambah daya tahan sosial dan ekonomi terutama menghadapi cuaca buruk dalam beberapa minggu kedepan” ujarnya.
Hartono menilai, cuaca buruk dan gelombang tinggi masih akan mengancam mengancam aktvitas nelayan dalam kegiatan penangkapan ikan di Kepulauan Seribu.
“Dalam masa paceklik, ketersediaan pangan bagi nelayan dan kelompok rentan di pulau Sebira mesti dijamin oleh pemerintah dan bantuan masyarakat dan para pihak yang peduli," tandasnya.