Tiga pulau penduduk di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu kini memiliki mesin pengolah sampah plastik atau pirolisis, yang dapat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) sejenis solar.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Sujanto Budiroso mengatakan, mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar tersebut ada di Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, serta Pulau Pramuka dan Pulau Harapan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Setelah melalui proses pemilahan plastik yang tidak bisa dimanfaatkan, bisa diolah melalui pirolistis, sementara yang bisa dimanfaatkan dipisahkan dan disetorkan ke bank sampah," ujarnya, Senin (31/01/2022).
Budiroso mengaku, mesin tersebut bantuan pihak swasta melalui program CSR, yang kini pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat setempat yang sebelumnya telah dibina untuk menjadi operator, agar mesin terawat dan bisa terus dimanfaatkan fungsinya.
"Sekali olah sampah plastik bisa dimulai dari 2-500 kg, dan per satu kg bisa menghasilkan 700 ml BBM setara solar sesuai kebutuhan. Hasilnya bisa digunakan untuk bahan bakar kapal nelayan," tandasnya.