Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) bersama Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, melakukan restocking ratusan benih ikan.
Kegiatan yang diselenggarakan di perairan Pulau Tidung Besar, Kepulauan Seribu Selatan dilakukan dalam rangka Hari Laut Sedunia pada 8 Juni dan memperingati hari jadi Kota Jakarta ke-495.
Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, ekosistem laut merupakan suatu yang berkelanjutan, yang wajib dijaga kelestariannya.
"Kita harus melakukan aksi nyata ini untuk menjaga kelestarian ekosistem dalam memperingati Hari Laut Sedunia. Dimana restocking benih ikan di Pulau Tidung Besar sebanyak 495 ekor ikan Nemo, 495 ekor Bawal bintang dan 495 ekor Kakap putih. Jumlah ikan yang kita sebar sebanyak 495 sesuai dengan hari jadi Jakarta," ujarnya, Kamis (09/06/2022).
Devi menambahkan, untuk menyambut hari jadi Jakarta dan Hari Laut Sedunia, pihaknya akan melanjutkan dengan penanaman bibit pohon bakau di area pantai pesisir selatan Pulau Tidung Kecil, untuk perluasan area taman mangrove.
"Selain restocking benih ikan, kami juga akan menanam bibit pohon bakau. Semoga upaya kita ini dapat menjaga kelestarian dan keseimbangan alam yang ada, pembibitan ikan dan pohon bakau terus kami lakukan untuk ketersediaan yang akan datang," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi yang terlibat dalam kegiatan ini menilai, dengan adanya restocking maka benih ikan akan memulihkan ekosistem laut di Kepulauan Seribu.
“Hal ini juga dapat meningkatkan produksi ikan di sekitar Pulau Seribu serta guna pemenuhan gizi bagi masyarakat. Perilaku masyarakat juga harus terjaga, seperti perilaku hidup bersih, tidak membuang sampah di laut, menjaga lingkungan dari abrasi melalui penanaman mangrove hinga menjaga terumbu karang," pungkasnya.