Sebanyak 150 peserta yang tergabung dalam binaan Jakpreneur, mengikuti pelatihan pengolahan hasil pertanian yang diselenggarakan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.
Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan yang hadir dalam pelatihan menilai, Kabupaten mendukung penuh pelatihan tersebut, karena dapat menjaga ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat Kepulauan Seribu.
"Saya berterimakasih kepada Sudin KPKP yang telah menjadi pembina kegiatan ini, mengingat selama dua tahun tidak ada kegiatan seperti ini. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk pelaku usaha maupun ibu rumah tangga," tuturnya.
Fadjar berharap, peserta yang ikut pelatihan ini dapat terus konsisten untuk berlatih hingga menghasilkan produk yang berkelanjutan, agar perekonomian keluarga dapat terbantu.
Sementara itu, Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, kegiatan pelatihan Jakpreneur ini diselenggarakan sejak 15-17 Juni 2022, para peserta yang ikut pelatihan ini dari binaan Jakpreuner Sudin KPKP di enam Kelurahan.
"Di hari pertama diikuti peserta dari Kelurahan Pulau Panggang dan Kelurahan Pulau Tidung, hari Kedua Kelurahan Pulau Kelapa dan Kelurahan Pulau Harapan, dan hari terakhir dari Kelurahan Pulau Untung Jawa dan Kelurahan Pulau Lancang. Total ada 150 peserta selama tiga hari kegiatan,” ujarnya.
Devi menjelaskan, pelatihan ini untuk menambah wawasan masyarakat pulau tentang pengolahan pertanian khususnya pada buah sukun, yang menjadi ikonik Kepulauan Seribu, dimana hasil dari pelatihan ini para peserta dapat berkreasi untuk kebutuhan konsumsi keluarga, maupun untuk usaha kuliner di Kepulauan Seribu.
"Untuk mendorong semangat warga, usai pelatihan akan ada pemberian alat bantu memasak seperti mixer, blender dan oven. Disini para peserta dilatih berbagai menu masakan dari sukun, seperti membuat selai sukun, brownies sukun, pie sukun, ikan teri mustopa dan sukun frozen," ucapnya.
Menanggapi hal ini, salah satu peserta binaan Jakpreuner Sudin KPKP, Munawaroh (45) warga Pulau Panggang mengaku, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu yang ingin mengisi waktu luang.
"Menu olahan sukun ini sangat menarik, kita sering temui keripik sukun atau sukun kukus, tapi disini kami diajarkan untuk mengolah sukun secara modern. Semoga hasil dari pelatihan bisa saya aplikasi kedepannya, saya sendiri suka dengan pie sukun ini belum pernah saya temui," tambahnya.