Tujuh Pelaku UP2K Kabupaten Kepulauan Seribu Mengikuti Kurasi Produk Bazar
Sebanyak tujuh pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, mengikuti kegiatan Kurasi Produk Bazar Kewirausahaan Terpadu, yang diselenggarakan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (17/07/2025).
Kegiatan yang dibuka secara langsung Sekretaris TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Faturohim turut dihadiri Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Nena Rismawati, kader PKK Kabupaten Kepulauan Seribu serta kader PKK Kota Jakarta Utara.
"Kita melakukan kurasi Produk UP2K yang ada di Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu, untuk mendukung peningkatan produk yang dihasilkan agar berkualitas," kata Faturohim.
Faturohim menambahkan, Program UP2K merupakan salah satu langkah nyata dalam upaya pemberdayaan keluarga, terutama perempuan, untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Kegiatan kurasi produk hari ini menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas, inovasi, dan daya saing produk-produk lokal binaan PKK," katanya.
Sementara itu, Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Nena Rismawati menjelaskan tujuh pelaku usaha ini mewakili Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Untuk produk kerajinan yang dikurasi meliputi aksesoris, sedangkan kuliner meliputi berbagai jenis makanan seperti keripik sukun, stik cumi, kerupuk ikan selar, kerupuk rumput laut, manisan rumput laut dan kerupuk ikan.
"Saya berharap masukan dari tim kurator bisa menjadi bahan untuk perbaikan dan pengembangan produk ke depannya. Selain itu, saya berharap bagi kelompok UP2K yang terpilih untuk terus berimprovisasi melakukan inovasi untuk pengembangan produk baik dari metode pemasaran, peningkatan kualitas, packaging dan yang tidak kalah penting peningkatan mutu kualitas produknya," tuturnya.
Bagaimana Pendapatmu Terkait Berita Tentang "Tujuh Pelaku UP2K Kabupaten Kepulauan Seribu Mengikuti Kurasi Produk Bazar" ?