Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu, membangun tanggul pengaman di Pantai Cikaya, Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana menjelaskan, pembangunan tanggul ini merupakan tindak lanjut dari usulan warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Tujuan pembangunan tanggul ini untuk menahan gelombang laut dan mencegah abrasi yang berpotensi merusak garis pantai, serta meningkatkan keamanan serta kenyamanan bagi warga maupun wisatawan,” ujarnya, Rabu (22/04/2026).

Wahyu mengaku, pembangunan tanggul dilakukan secara bertahap. Pada tahun 2025 pekerjaan telah dilaksanakan sepanjang kurang lebih 100 meter. Tahun ini, pembangunan dilanjutkan dengan panjang tambahan mencapai 65 meter.

"Struktur tanggul dirancang kokoh menggunakan kubus masif dengan formasi tiga banding dua, sehingga menghasilkan ketinggian sekitar 1,2 meter dan lebar sekitar 80 sentimeter. Setelah proses penyusunan kubus, tahap berikutnya adalah pengecoran. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur agar tanggul lebih kokoh, stabil, dan tampak rapi,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, seluruh proses pengerjaan dilakukan secara manual oleh sepuluh personel, mulai dari proses pelangsiran kubus masif dari Pulau Panggang hingga penyusunan di lokasi proyek, dengan dukungan peralatan kerja yang memadai.

“Pekerjaan sudah dimulai sejak awal April dan kami targetkan rampung pada pekan depan. Semoga tanggul ini memberikan rasa aman bagi warga serta semakin mendukung aktivitas pariwisata di Pulau Karya," harapnya.

Sementara itu, Ketua RT 03/01 Kelurahan Pulau Panggang, Abdul Rohim, menyampaikan apresiasi atas kelanjutan pembangunan tanggul tersebut. Ia berharap, keberadaan tanggul dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam menjaga kawasan pesisir, tetapi juga mendorong perkembangan potensi wisata lokal.

“Kami mengapresiasi karena pembangunan ini akhirnya dilanjutkan. Pantai ini kerap dikunjungi wisatawan, sehingga adanya tanggul ini diharapkan kawasan menjadi lebih aman, tertata, dan nyaman bagi pengunjung maupun warga,” pungkasnya.