Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kepulauan Seribu, menggelar layanan jemput bola administrasi kependudukan sekaligus program guru tamu di SD-SMP Negeri Satu Atap 02 Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Kegiatan yang diselenggarakan pada 7-8 Mei bertujuan untuk memastikan masyarakat di pulau terluar DKI Jakarta, tetap mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan secara optimal.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Hariyanto mengatakan, pelayanan administrasi kependudukan harus dapat dirasakan seluruh warga Jakarta tanpa terkecuali, termasuk masyarakat di wilayah kepulauan terluar.

“Negara harus hadir melayani seluruh warga, termasuk masyarakat di pulau terluar. Karena itu kami memastikan layanan administrasi kependudukan tetap mudah diakses masyarakat Pulau Sabira,” ujarnya, Jumat (08/05/2026).

Denny mengaku, layanan jemput bola tersebut menjadi bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan prima sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan.

Sementara itu, Kepala Sudin Dukcapil Kepulauan Seribu, Raditya Wirawan menjelaskan, pihaknya menghadirkan berbagai layanan administrasi kependudukan mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), akta catatan sipil hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Hari ini kami hadir di Pulau Sabira untuk memastikan warga mendapatkan hak layanan administrasi kependudukan yang sama dengan warga di pusat kota. Selain layanan di lokasi, petugas juga melakukan aktivasi IKD secara door to door ke rumah-rumah warga,” katanya.

Raditya menambahkan, kegiatan tersebut juga diisi edukasi administrasi kependudukan melalui program guru tamu bagi siswa SMP Negeri Satu Atap 02 Pulau Sabira.

“Kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini kepada generasi muda bahwa dokumen kependudukan merupakan kunci penting untuk mengakses layanan publik, pendidikan hingga perlindungan sosial di masa depan,” tandasnya.

Untuk pelayanan jemput bola di Pulau Sabira, Sudin Dukcapil Kepulauan Seribu berhasil melayani 113 layanan administrasi kependudukan yang

terdiri dari 1 layanan Kartu Keluarga (KK), 1 akta kematian, 40 Kartu Identitas Anak (KIA), 6 KTP elektronik, 55 aktivasi IKD, 3 perekaman KTP elektronik usia 16 tahun, serta 1 layanan pindah keluar DKI Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Sudin Dukcapil Kepulauan Seribu juga melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) service point layanan Dukcapil di Kelurahan Pulau Panggang guna memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal.

“Hari kedua layanan monev service point juga dilaksanakan di Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Pramuka,” ungkap Raditya.

Sementara itu, salah seorang guru SMP Negeri Satu Atap 02 Pulau Sabira, Wiwin Winarti mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut karena mampu meningkatkan pemahaman siswa terkait pentingnya administrasi kependudukan.

“Anak-anak mengikuti kegiatan ini dengan sangat antusias. Setelah mendapatkan materi, mereka menjadi lebih memahami pentingnya identitas dan pencatatan administrasi kependudukan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan,” tandasnya.