Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, berhasil memanen 14 kilogram kangkung dan dan 1,5 kilogram cabai, hasil budidaya urban farming.
Kegiatan panen di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Nyiur Melambai dihadiri unsur Kelurahan Pulau Kelapa, Pokja III PKK Kelurahan Pulau Kelapa, serta para pengelola RPTRA Nyiur Melambai.
Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Adriansyah mengatakan, kegiatan panen ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan lahan terbatas untuk ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Seribu.
“Melalui kegiatan urban farming di RPTRA Nyiur Melambai ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin aktif memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif dan mendukung ketahanan pangan keluarga,” ujarnya, Senin (18/05/2026).
Adriansyah menjelaskan, hasil panen sayuran tersebut juga dijual kepada warga sekitar dengan harga terjangkau, yakni kangkung Rp10 ribu per 700 gram dan cabai Rp10 ribu per ons.
“Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan sehat masyarakat, hasil penjualan juga dapat mendukung keberlangsungan kegiatan penghijauan dan pertanian di RPTRA,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang pengelola RPTRA Nyiur Melambai, Haryati mengaku senang hasil tanaman yang dirawat bersama dapat dipanen dan diminati warga.
“Alhamdulillah hasil panen kali ini cukup baik dan warga juga antusias membeli hasil sayuran segar dari RPTRA,” tandasnya.