Program kesehatan masyarakat yang dijalankan melalui Program Seribu Asa binaan Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES), memberikan dampak nyata bagi warga Kepulauan Seribu, khususnya di wilayah Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Langkah ini sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita gizi kurang yang diproduksi oleh UMKM Catering Bi Encing.
UMKM tersebut berkembang dari program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) PHE OSES melalui pemberdayaan perempuan di Posyandu Mawar I, yang seiring waktu, kelompok ibu rumah tangga yang terlibat berhasil berkembang menjadi usaha katering dan kini telah bekerja sama dengan Puskesmas Kepulauan Seribu Utara, dalam penyediaan makanan tambahan bergizi bagi balita.
Lurah Pulau Kelapa, Muhammad Adriansyah menilai kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Program Seribu Asa yang dijalankan PHE OSES memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting, edukasi kesehatan, hingga bantuan jamban sehat yang merupakan langkah konkret dan bermanfaat bagi warga Kepulauan Seribu,” ujar Adriansyah, Senin (18/05/2026).
Dukungan PHE OSES bersama mitra kerja perusahaan di wilayah Kelurahan Pulau Kelapa juga diwujudkan melalui bantuan perbaikan sanitasi warga. Program bantuan sanitasi tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB), dengan Pulau Kelapa sebagai proyek percontohan binaan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
“Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di wilayah Kepulauan Seribu,” tambah Adriansyah.
Sementara itu, Head of Communication, Relations dan CID PHE OSES, Indra Darmawan mengatakan, Program Seribu Asa dirancang untuk memperkuat kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan dan kolaborasi.
“Kami percaya upaya membangun masyarakat yang sehat harus dimulai dari lingkungan keluarga. Melalui Program Seribu Asa, kami berupaya menghadirkan program yang tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat melalui edukasi kesehatan, pemberdayaan kelompok perempuan, hingga dukungan sanitasi layak bagi masyarakat pesisir dan kepulauan,” jelasnya.