Sebanyak enam puluh petugas dikerahkan untuk memantau kesehatan hewan kurban, dalam perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di wilayah Kepulauan Seribu.
Puluhan petugas tersebut terdiri dari unsur Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Sudin KPKP Kepulauan Seribu, serta Persatuan Dokter Hewan Indonesia.
Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, para petugas kesehatan hewan akan melakukan pemeriksaan hewan kurban di enam kelurahan saat proses penyembelihan berlangsung.
“Akan ada dua tahapan pemeriksaan yang akan dilakukan oleh para petugas, yaitu pemeriksaan antemortem dan postmortem terhadap semua hewan kurban,” ujarnya, Senin (25/05/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan antemortem merupakan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih yang dilakukan oleh petugas berwenang.
“Sementara pemeriksaan postmortem dilakukan setelah penyembelihan untuk memeriksa kondisi kepala, karkas, dan jeroan hewan kurban,” tutur Nurliati.
Nurliati mengaku, pihaknya juga telah menempatkan petugas kesehatan hewan di sejumlah pelabuhan untuk memastikan kondisi hewan kurban yang masuk ke wilayah Kepulauan Seribu dalam keadaan sehat.
“Kami telah menyebar petugas kesehatan di berbagai pelabuhan untuk pengecekan kondisi hewan kurban. Kami juga memeriksa hewan kurban yang didistribusikan Kabupaten Kepulauan Seribu dengan melakukan pengecekan kaki, struktur gigi, serta memastikan usia hewan kurban sesuai syariat yang telah ditentukan,” jelasnya.
Nurliati menambahkan, pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh hewan kurban bebas dari penyakit dan layak untuk disembelih.
“Saat pemotongan hewan, kami bersama tim kesehatan juga akan melakukan pendampingan penyembelihan hewan kurban, sehingga terhindar dari penyakit cacing hati dan lainnya,” tandasnya.