Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu melakukan pemasangan kubus masif di sisi selatan Pulau Payung, RT 07/04, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana mengatakan, pemasangan kubus masif merupakan bagian dari pembangunan tanggul untuk mencegah dampak pengikisan daratan atau abrasi akibat gelombang laut.
“Pengerjaan dilakukan sepanjang 65 meter dengan ketinggian mencapai 1,5 meter, serta menggunakan metode penyusunan pola 4-3-2 agar tanggul lebih kokoh menahan gempuran ombak. Saat ini pengerjaan tersebut saat ini telah mencapai progres 80 persen," ujarnya, Selasa (02/06/2026).
Wahyu menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara manual dengan mengerahkan empat belas personel Pasukan Biru. Untuk memudahkan mobilisasi material di perairan, pihaknya menyiagakan dua kapal rakitan guna proses pelangsiran.
"Pengerjaan sudah dimulai sejak awal Maret lalu. Saat ini progresnya sudah 80 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juni mendatang," terangnya.
Ia mengakui proses pembangunan di lapangan kerap terkendala faktor alam. Kondisi cuaca yang tidak menentu di perairan Kepulauan Seribu menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas.
"Pekerjaan sering terkendala angin kencang atau ombak tinggi. Kondisi ini menyebabkan petugas kesulitan saat melangsir material dan memasang kubus masif di lokasi," ungkap Wahyu.
Wahyu berharap pembangunan tanggul pengaman pantai ini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh lingkungan sekitar.
"Semoga penyusunan kubus ini selesai sesuai target, sehingga pengikisan di pantai selatan Pulau Payung bisa dicegah dan daratan pulau tetap terjaga dengan baik," harapannya.
Sementara itu, salah satu warga RW 04 Pulau Payung, Mursalim (60), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sudin SDA Kepulauan Seribu yang telah merealisasikan usulan warga terkait pembangunan tanggul pantai di wilayahnya.
“Semoga dengan adanya tanggul, kawasan pantai menjadi lebih aman dari ancaman abrasi dan warga juga merasa lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tandasnya.