Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menggelar aksi konservasi lingkungan dengan melepas 50 ekor tukik dan menanam 500 bibit mangrove di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yang mengusung tema 'Saatnya Beraksi untuk Iklim' sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta dengan semangat 'Bergerak Menuju Era Baru Jakarta'.
Kepala Sudin LH Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi mengatakan, aksi konservasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Pulau Tidung. Pelepasan 50 ekor tukik dilakukan sebagai upaya pelestarian penyu sisik yang saat ini berstatus terancam punah dan dilindungi.
"Sedangkan penanaman 500 bibit mangrove dilakukan sebagai langkah konkret adaptasi perubahan iklim sekaligus mengurangi dampak bencana pesisir seperti abrasi," ujarnya, Sabtu (06/06/2026).
Menurut Hariadi, meskipun Pulau Sabira merupakan wilayah paling utara dan terjauh dari daratan Jakarta, kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sangat tinggi sehingga kelestarian alam di pulau tersebut tetap terjaga dengan baik.
"Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Mari bersama-sama menjaga laut, pesisir, dan lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang," katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin LH Kepulauan Seribu, Sri Hayyu Alynda Heryati menjelaskan, selain kegiatan konservasi, pihaknya juga melakukan pembinaan ketaatan lingkungan terhadap fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta verifikasi pemenuhan Persetujuan Teknis Air Limbah Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) guna meningkatkan kepatuhan terhadap pengelolaan lingkungan.
"Kami juga melakukan monitoring dan evaluasi Rumah Memilah untuk memastikan konsistensi warga dalam memilah sampah dari sumbernya," jelas Hayyu.