Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menggagas ikon edukasi lingkungan bernama Bang Libra dan Mpok Lisa, untuk mewujudkan gerakan Pulauku Nol Sampah.
Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, kehadiran ikon edukasi lingkungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun budaya sadar lingkungan di wilayah kepulauan.
"Mpok Lisa dan Bang Libra ini nantinya bertugas menyapa masyarakat dan wisatawan sekaligus mengajak mereka untuk memilah sampah. Ini menjadi salah satu cara edukasi yang menarik agar pesan menjaga kebersihan lingkungan dapat diterima dengan baik," kata Fadjar, Jumat (12/06/2026).
Fadjar berharap, melalui program tersebut kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat sehingga cita-cita mewujudkan pulau yang bersih, nyaman, dan bebas sampah dapat tercapai.
Sementara itu, Kepala Sudin LH Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi mengatakan, gagasan tersebut muncul dari hasil musyawarah bersama warga di Kelurahan Pulau Panggang, yang menginginkan adanya figur atau ikon pengingat kebersihan lingkungan, serta untuk mewujudkan gerakan Pulauku Nol Sampah.
"Pada saat musyawarah di Kelurahan Pulau Panggang, warga sepakat jika perlu ada ikon yang mengingatkan masyarakat untuk memilah sampah dan menjaga kebersihan pulau. Karena itu kami menggagas Bang Libra dan Mpok Lisa sebagai duta kebersihan lingkungan," ujarnya.
Hariadi menjelaskan, Bang Libra kepanjangan dari Lihat Berantakan Rapikan, sedangkan dan Mpok Lisa kepanjangan dari Lihat Sampah Ambil. Keduanya akan divisualisasikan sebagai ikon khas Kepulauan Seribu, yang membawa pesan-pesan edukatif terkait pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
"Bang Libra dan Mpok Lisa nantinya akan dilengkapi media kampanye berupa papan atau atribut bertuliskan ajakan seperti 'Ayo Pilah Sampah', 'Ayo Jaga Lingkungan', dan 'Ayo Jaga Kebersihan Pulau'. Kehadiran mereka diharapkan dapat mengingatkan warga maupun wisatawan untuk bersama-sama menjaga kebersihan," katanya.
Menurutnya, ikon tersebut juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan penyambutan wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kami akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, agar Bang Libra dan Mpok Lisa dapat menjadi model pengembangan duta kebersihan pulau. Saat ada wisatawan datang, mereka bisa hadir menyambut sekaligus menyampaikan pesan-pesan lingkungan," ungkapnya.