Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, terus memperkuat budaya pengelolaan sampah dari sumbernya melalui program rumah pilah.

Hingga pertengahan tahun 2026, seluruh rumah warga di tiga RW telah menerapkan pemilahan sampah dan sebagian besar rumah telah dipasangi stiker penanda dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu.

Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim mengatakan, kegiatan monitoring dan pemasangan stiker rumah pilah dilakukan sebagai bentuk apresiasi, sekaligus penanda bahwa rumah tersebut telah menjalankan pemilahan sampah sesuai ketentuan.

"Alhamdulillah, seluruh rumah di Kelurahan Pulau Untung Jawa sudah melaksanakan pemilahan sampah dari sumbernya. Dari total rumah yang ada di tiga RW, capaian rumah pilah sudah mencapai 100 persen. Kami bersama Sudin Lingkungan Hidup terus melakukan monitoring dan pemasangan stiker sebagai bentuk edukasi serta penguatan budaya memilah sampah di masyarakat," ujar Muslim, Kamis (18/06/2026).

Berdasarkan data Kelurahan Pulau Untung Jawa Tahun 2026, untuk RW 01 terdapat 172 rumah dan seluruhnya telah menjadi rumah pilah, untuk RW 02 sebanyak 162 rumah dan seluruhnya telah memilah sampah, sedangkan di RW 03 terdapat 185 rumah yang juga telah menerapkan pemilahan sampah. Dengan demikian, capaian rumah pilah di ketiga RW mencapai 100 persen.

Sementara itu, jumlah rumah yang telah dipasangi stiker rumah pilah dari Sudin LH Kepulauan Seribu mencapai 435 rumah, masing-masing sebanyak 145 rumah di RW 01, 145 rumah di RW 02, dan 145 rumah di RW 03.

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat, kader lingkungan, pengurus RT/RW, serta pendampingan dari Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu. Kami berharap kebiasaan memilah sampah dapat terus dipertahankan sehingga lingkungan Pulau Untung Jawa tetap bersih, sehat, dan nyaman," ungkapnya.

Sementara itu, petugas Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Iqbal Aziz mengatakan, pemasangan stiker dilakukan setelah rumah warga dipastikan telah menerapkan pemilahan sampah organik dan anorganik.

"Stiker ini menjadi identitas bahwa rumah tersebut telah berpartisipasi dalam program pengelolaan sampah dari sumber. Kami mengapresiasi warga Pulau Untung Jawa yang telah menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan capaian rumah pilah mencapai 100 persen," katanya.