Kabupaten Kepulauan Seribu menghadirkan inovasi layanan informasi berbasis digital melalui podcast bertajuk "Ngopi 1000" (Ngobrol Pagi Pelayanan Inspiratif Kepulauan Seribu), yang diselenggarakan di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan yang dilakukan Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPMPTSP) didukung Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Sudin Kominfotik) Kepulauan Seribu, secara resmi diluncurkan Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran podcast tersebut, sehingga menjadi sarana edukasi yang efektif bagi masyarakat mengenai berbagai program pemerintah, khususnya terkait pelayanan administrasi di wilayah kepulauan.

“Ini luar biasa untuk mengedukasi masyarakat. Banyak program Pak Gubernur yang harus kita sampaikan, utamanya terkait substansi pelayanan administrasi di UPPMPTSP. Saya berharap pesan-pesan ini bisa terimplementasi dengan baik di tengah masyarakat,” ujarnya, Jumat (19/06/2026).

Fadjar menambahkan, kemudahan layanan perizinan yang disosialisasikan melalui podcast ini diharapkan mampu menarik minat investor ke wilayah Kepulauan Seribu, kondisi ini sejalan dengan upaya meningkatkan sektor pariwisata yang menjadi keunggulan kompetitif wilayah tersebut.

“Pariwisata sangat berkaitan dengan kebersihan, keramahtamahan dan kuliner. Jika perizinan mudah dan tertata, investor akan masuk. Multiplier effect-nya akan terasa pada penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan ekonomi UKM," ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPPMPTSP Kepulauan Seribu, Wachid Wahyudi, menjelaskan bahwa "Ngopi 1000" dirancang sebagai wadah diskusi santai namun edukatif. Program ini akan hadir secara rutin untuk menyapa warga di sebelas pulau berpenduduk.

“Podcast Ngopi Seribu akan hadir setiap hari Kamis pada pekan ketiga setiap bulannya pada pukul 09.00 WIB. Masyarakat bisa menyaksikan secara langsung melalui akun Instagram @ptspkepulauanseribu dan kanal YouTube kami,” terangnya.

Wachid mengaku, program ini bersifat interaktif, nantinya warga tidak hanya menonton, tetapi juga bisa bertanya langsung melalui kolom komentar yang akan dijawab oleh narasumber kompeten.

“Kami menyadari kondisi geografis Kepulauan Seribu yang terdiri dari banyak pulau. Dengan podcast ini, edukasi mengenai izin-izin yang paling sering dibutuhkan warga bisa tersampaikan secara merata tanpa terbatas jarak,” tandasnya.