Sebanyak tiga puluh peserta finalis Abang dan None (Abnon) Jakarta Kepulauan Seribu tahun 2026, tengah mengikuti masa karantina dan pembekalan intensif yang berlangsung mulai 9 Juni hingga 17 Juli 2026.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan mengatakan, masa karantina ini bukan sekadar ajang pelatihan rutin, melainkan proses pembentukan karakter bagi calon duta wisata. Seluruh finalis dipersiapkan untuk menjadi representatif pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di wilayah Kepulauan Seribu.
"Abnon diharapkan tidak hanya menjadi figur representatif, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui ide, inovasi, serta aksi nyata dalam mendukung pembangunan pariwisata," ujarnya, Selasa (23/06/2026).
Fahmi menjelaskan, selama masa karantina, para peserta menerima materi komprehensif dari dewan juri dan narasumber profesional. Materi tersebut mencakup bidang pariwisata, ekonomi kreatif, pemerintahan, budaya Betawi, psikologi, komunikasi, bahasa asing, etiket, hingga hubungan internasional.
"Peserta juga dibekali kemampuan teknis seperti public speaking, keprotokolan, hingga pelatihan koreografi untuk malam final," terangnya.
Fahmi berharap, melalui pembekalan ini, para finalis dapat tumbuh menjadi generasi muda yang adaptif, kolaboratif dan berwawasan global.
“Gelar bukan tujuan akhir, melainkan dampak positif bagi lingkungan adalah yang utama. Semoga pada ajang Pemilihan Abnon Jakarta tingkat provinsi nanti, perwakilan Kepulauan Seribu dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi tertinggi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Atraksi Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Chairul Anwar menambahkan, antusiasme pemuda pada tahun ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 196 pendaftar melalui aplikasi, yang terdiri dari 79 peserta Abang dan 117 peserta None.
"Setelah melalui proses seleksi ketat, terpilihlah 30 finalis terbaik yang terdiri dari 15 pasang Abang dan None untuk mengikuti seluruh rangkaian karantina dan pemilihan," katanya
Menurut Anwar, salah satu pembeda pada tahun ini adalah penguatan peran Abnon sebagai agen perubahan melalui kampanye lingkungan yang sejalan dengan program Pemprov DKI Jakarta, yakni "Jaga Jakarta" melalui Gerakan Pilah Sampah dari Sumber. Aksi nyata ini dilakukan secara langsung saat kegiatan Hopping Island di beberapa pulau.
"Melalui kegiatan ini, Abnon tidak hanya hadir sebagai duta promosi, tetapi juga sebagai penggerak masyarakat dalam menciptakan destinasi wisata yang lebih bersih dan berkelanjutan," tandasnya.