Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Bagian Hukum Ketatalaksanaan dan Kepegawaian (HKK) melakukan kegiatan Komunitas Pembelajar SIPP 1000, yang diselenggarakan di Gedung Mitra Praja, Jakarta, Jumat (26/06/2026).

Kegiatan yang dibuka Aspemkesra Kabupaten Kepulauan Seribu, Purnomo, turut dihadiri Kepala Bagian HKK Kabupaten Kepulauan Seribu, Harry Kurniawan serta puluhan ASN Kabupaten Kepulauan Seribu.

Komunitas Pembelajar SIPP 1000, mengangkat tema 'Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dari Hasil Pilah Sampah di Pulau Untung Jawa'.

"Inovasi pengolahan sampah organik menggunakan bebek atau entok yang diinisiasi oleh Kelurahan Pulau Untung Jawa adalah sebuah terobosan yang cerdas di lapangan. Di tengah mendesaknya regulasi larangan masuknya sampah nonresidu ke Bantar Gebang per 1 Agustus 2026," kata Purnomo.

Menurut Purnomo, inovasi ini tidak hanya menyelesaikan masalah kebersihan pesisir di tingkat kelurahan, tetapi juga membawa dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.

"Telur dan daging yang dihasilkan bisa menjadi sumber protein penting untuk ketahanan pangan dan pencegahan stunting. Saya berharap inovasi ekonomi sirkular semacam ini dapat memicu kelurahan-kelurahan lain untuk mereplikasi dan menciptakan terobosan serupa sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing," tuturnya.

Purnomo juga mengajak seluruh program inovasi daerah selaras, teradministrasi dengan baik dan berkontribusi langsung pada pencapaian Perjanjian Kinerja Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Tahun 2026. Kolaborasi harus terus ditingkatkan dan tertib administrasi agar seluruh target capaian dapat terealisasi dengan optimal.