Pengecoran tanggul kubus masif, yang dilakukan Sudin SDA Kepulauan Seribu di kawasan Dermaga Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan telah mencapai 50 persen.
Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Frans Agustinus Siahaan mengatakan, pengecoran tanggul tersebut merupakan bagian dari program penataan kawasan di Pulau Untung Jawa. Selain memperkuat infrastruktur pesisir, pekerjaan ini juga bertujuan meningkatkan estetika lingkungan di sekitar dermaga.
“Pengecoran ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi warga maupun wisatawan. Nantinya, tanggul dapat dimanfaatkan sebagai jalur jogging maupun tempat bersantai,” ujarnya, Senin (29/06/2026).
Frans menjelaskan, tanggul yang dicor memiliki lebar 4 meter dengan target panjang mencapai 300 meter. Hingga kini, pengecoran telah rampung sepanjang 170 meter atau sekitar 50 persen dari total target.
“Dalam pengerjaan ini, kami melibatkan dua belas personel Satgas SDA yang didukung dengan peralatan kerja yang memadai,” katanya.
Frans menjelaskan, pekerjaan telah dimulai sejak awal Mei 2026. Saat ini, pihaknya terus melakukan percepatan agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu, meski petugas juga harus membagi fokus dengan kegiatan langsir kubus masif.
“Kami menargetkan pekerjaan ini selesai secepatnya agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” jelasnya.
Frans juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, keberadaan tanggul yang lebih kokoh dan tertata mampu meningkatkan kenyamanan, menunjang mobilitas, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat Pulau Untung Jawa.
“Semoga pembangunan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Setelah proses pengecoran selesai, tanggul juga akan dicat agar tampil lebih rapi dan estetik,” tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga RT 02 RW 01 Kelurahan Pulau Untung Jawa, Eva (47), menyambut baik penataan kawasan tersebut. Menurutnya, pengecoran tanggul tidak hanya memperkuat struktur pelindung pantai, tetapi juga memberikan ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat.
“Dengan tanggul yang sudah dicor, kami bisa memanfaatkannya seperti berjalan santai pada sore hari. Selain itu, kami juga merasa lebih aman karena tanggul lebih kokoh untuk menahan air pasang maupun ombak besar,” tandasnya.