RPTRA Widya Bahari Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, berhasil melakukan panen berbagai macam sayuran hasil urban farming.
Kegiatan ini melibatkan kader PKK, pengelola RPTRA, jajaran Kelurahan Pulau Harapan, kader Dasawisma serta PJLP Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu.
Dalam kegiatan ini berhasil panen cabai sebanyak 2 kilogram, selada 3 kilogram, dan kangkung 10 kilogram. Hasil panen ini merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat di wilayah Pulau Harapan.
Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim, mengatakan hasil panen yang diperoleh pada Juli ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi berbagai unsur masyarakat dalam mengembangkan budidaya tanaman pangan di RPTRA.
“Alhamdulillah, hasil panen pada bulan Juli cukup melimpah. Ini menjadi bukti bahwa program urban farming yang dijalankan bersama kader PKK, Dasawisma, pengelola RPTRA dan PJLP Sudin KPKP dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/07/2026).
Menurut Nuralim, keberadaan kebun produktif di RPTRA tidak hanya menghasilkan bahan pangan segar, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi warga tentang pentingnya pemanfaatan lahan dan kemandirian pangan.
“Kami berharap kegiatan ini terus berkelanjutan sehingga mampu mendukung ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Pulau Harapan sekaligus menumbuhkan semangat warga untuk bercocok tanam di lingkungan masing-masing,” katanya.
Sementara itu, salah seorang anggota Dasawisma, Nurhayati, mengaku senang dengan hasil yang diperoleh.
“Panennya cukup banyak dan hasil tanamannya sangat baik. Selain dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, kegiatan seperti ini juga membuat warga semakin kompak dan termotivasi untuk menanam sayuran sendiri,” tandasnya.