Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu, menggelar Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Pertanian di enam pulau berpenduduk.
Kegiatan yang dilakukan sejak 7-9 Juli bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing.
Pelatihan ini dilaksanakan di Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Tidung Besar, Pulau Pramuka, Pulau Harapan, dan Pulau Kelapa. Para peserta mendapatkan materi sekaligus praktik pembuatan berbagai produk olahan, di antaranya abon cabai varian original, teri dan cumi, sambal tomat varian original, teri dan cumi, sirop rempah premium, serta es tomat rempah jeruk nipis.
Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Helena Simarmata mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian lokal melalui inovasi produk olahan.
“Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat agar hasil pertanian yang tersedia di Kepulauan Seribu tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah, daya simpan lebih lama, dan peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya, Jumat (10/07/2026).
Helena menambahkan, diversifikasi produk pangan menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir berbagai inovasi produk olahan berbasis hasil pertanian lokal yang berkualitas, mampu bersaing di pasar, serta menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan di Pulau Pramuka, Siti Aminah, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami diajarkan cara mengolah hasil pertanian menjadi produk yang lebih menarik dan bernilai jual. Ke depannya kami ingin mencoba memproduksi dan memasarkan hasil olahan ini sebagai tambahan penghasilan keluarga,” ungkapnya.